Nah ! kali ini saya akan melakukan pengembangan pada skema jaringan VLAN diatas, yaitu dengan menambahkan ACL dengan menggunakan topologi pada posting sebelumnya.
ACL atau Access List Sebuah daftar yang disimpan oleh router Cisco untuk mengendalikan akses ke atau dari router terhadap beberapa layanan yang tersedia (misalnya, untuk membatasi agar paket dengan alamat IP tertentu supaya tidak meninggalkan suatu interface pada server jaringan)
ACL ini seperti daftar peraturan atau semacamnya, nah di peraturan ini ada beberapa list yang berfungsi untuk filterisasi
contoh nya : dulu waktu saya mau daftar ke SMK N 3 Bogor ( jadi curhat :p ) jurusan TKJ ( Teknik Komputer Jaringan ), ada syarat masuknya, yaitu tinggi siswa yang akan daftar untuk perempuan 150 cm dan untuk laki-laki 155 cm. Nah ! jadi siswa/i yang tinggi badannya kurang dari yang disyaratkan maka tidak bisa mendaftar masuk ke jurusan TKJ SMK 3 Bogor, untung tinggi saya 170 cm, jadi bisa masuk jurusan TKJ . hehehhe
ACL ini konsep kerjanya sama dengan syarat tinggi untuk masuk ke jurusan TKJ SMK 3 Bogor, Filterisasi
ACL ini akan memfilter paket-paket data yang tidak memenuhi syarat yang sudah ditetapkan,
ACL ini ada banyaaak variannya, Timed-ACL, Named ACL, Standard ACL, Extended ACL dan lain-lain
Nah kali ini saya akan mempraktekan konfigurasi ACL untuk Jaringan VLAN yang sudah saya posting sebelumnya. ACL ini bekerja pada Router, lalu di-attachkan pada subinterface yang sudah terkonfigurasi.
pada Skema tersebut ada 4 VLAN
VLAN 2 – IP Network 192.168.2.0
VLAN 3 – IP Network 192.168.3.0
VLAN 4 – IP Network 192.168.4.0
VLAN 5 – IP Network 192.168.5.0
kali ini saya akan membuat daerah VLAN 5 tidak bisa di akses oleh VLAN lainnya dan sebaliknya
tetapi VLAN 2 3 4 masih dapat berkomunikasi.
Konfigurasi ACL Blok VLAN 2 ke VLAN 5
Router>en
Router#conf t
Router(config)#access-list 100 deny ip 192.168.2.0 0.0.0.255 192.168.5.0 0.0.0.255
Router(config)#access-list 100 permit ip 192.168.2.0 0.0.0.255 any
Nah ! setelah membuat access list nomor 1 kita juga harus memasukan access list nomor 2 jika tidak maka jaringan 192.168.2.0 tidak dapat berkomunikasi dengan jaringan lain, lalu kita pasangkan access-list ini ke interface VLAN 2, karena VLAN 2 ini yang kita filter.
Router(config)#interface fastEthernet 0/0.2
Router(config-subif)#ip access-group 100 in
Router(config-subif)#
(maksud dari ini adalah, paket tersebut difilter pada saat masuk ke interface fa0/0.2 )
Konfigurasi ACL Blok VLAN 3 ke VLAN 5
1. Router(config)#access-list 101 deny ip 192.168.3.0 0.0.0.255 192.168.5.0 0.0.0.255
2. Router(config)#access-list 101 permit ip 192.168.3.0 0.0.0.255 any Router(config)#interface fastEthernet 0/0.3
Router(config-subif)#ip access-group 101 in
Router(config-subif)#
(Kita harus membuat access-list baru lagi, yaitu access-list 101 lalu kita tinggal merubah ip jaringan pengirim saja, dan memasangkannya pada subinterface fa0/0.3)
Konfigurasi ACL Blok VLAN 4 ke VLAN 5
1. Router(config)#access-list 102 deny ip 192.168.4.0 0.0.0.255 192.168.5.0 0.0.0.255
2. Router(config)#access-list 102 permit ip 192.168.4.0 0.0.0.255 any Router(config)#interface fastEthernet 0/0.4
Router(config-subif)#ip access-group 102 in
Router(config-subif)#
Konfigurasi ACL Blok VLAN 5 ke VLAN 2 3 4
1. Router(config)#access-list 103 deny ip 192.168.5.0 0.0.0.255 192.168.2.0 0.0.0.255
2. Router(config)#access-list 103 deny ip 192.168.5.0 0.0.0.255 192.168.3.0 0.0.0.255
3. Router(config)#access-list 103 deny ip 192.168.5.0 0.0.0.255 192.168.4.0 0.0.0.255
4. Router(config)#access-list 103 permit ip 192.168.5.0 0.0.0.255 any Router(config)#interface fastEthernet 0/0.5
Router(config-subif)#ip access-group 103 in
Router(config-subif)#
Nah ! sekarang VLAN 2 3 4 tidak dapat berkomunikasi dengan VLAN 5 dan sebaliknya, tetapi VLAN 2 34 dapat saling berkomunikasi
anda dapat mengeksplorasi access-list dengan menambahkan tanda ? contoh : # access-list ?
maka akan terlihat syntax-syntax berikut fungsinya
